Partai Demokrat membantah anggapan bahwa Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mulai sibuk menyiapkan pencapresan untuk Pemilu 2029, seperti diberitakan BaliExpress.id.
Pernyataan ini muncul setelah pidato AHY soal kekuasaan menuai respons dari Gerindra dan Golkar.
Kepala Bakomstra Partai Demokrat, Herzaky Mahendra, menegaskan pidato AHY dalam HUT ke-25 Demokrat sama sekali tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis, apalagi Pilpres 2029.
Menurut Herzaky, AHY justru sedang mengajak kader melakukan refleksi perjalanan 25 tahun Demokrat.
Kekuasaan, kata dia, memiliki batas waktu, sementara tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah berhenti.
AHY juga mengingatkan kader Demokrat yang berada di pemerintahan agar menggunakan kekuasaan untuk melayani rakyat.
Ukuran perjuangan politik, menurutnya, bukan semata jumlah kursi yang diraih, tetapi seberapa banyak kehidupan masyarakat yang berhasil diperbaiki. *













