Arikamedia.id, AMBON – Penjabat (Pj) Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette menegaskan, bahwa polemik yang berkembang terkait petisi musisi yang viral saat ini masih dalam tahapan pemeriksaan.
Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil proses yang sedang berjalan. “Semua masih ada dalam tahapan proses, mohon bersabar,” ujarnya singkat lewat via WA, Selasa, (17/03/26).
Belakangan ini, media sosial dihebohkan oleh unggahan petisi dari akun Facebook Reza Eros Riry pada Sabtu (14/3/2026).
Tulisan tersebut dengan cepat menyebar luas dan mengundang perhatian warganet, khususnya para musisi yang ikut menyuarakan dukungan terhadap perbaikan tata kelola program musik. Dalam petisinya, Reza menyoroti ironi di balik status Ambon sebagai “Kota Musik Dunia”.
Ia menyebut kota ini sebagai tempat lahirnya banyak musisi hebat, baik dari tradisi maupun modern, dengan sejarah panjang yang membanggakan.
Namun, menurutnya, predikat tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan kondisi yang berpihak kepada musisi lokal. Ia menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, mulai dari dugaan diskriminasi dalam program musik pemerintah hingga minimnya penghargaan terhadap profesi seniman.
Bahkan, dalam petisi tersebut turut disinggung adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Maluku terkait dugaan pemalsuan tanda tangan, kwitansi fiktif, serta angka honorarium yang disebut tidak sesuai dengan realisasi kegiatan.










