Selain kebakaran, kategori darurat bencana mencatat 91 laporan pohon tumbang dan sembilan kejadian bencana alam. Secara keseluruhan, kategori ini mencapai 265 kasus selama periode pencatatan.
Berdasarkan persebaran wilayah, Kecamatan Sirimau mencatat jumlah laporan kedaruratan tertinggi, yakni 816 kasus sejak September 2025 hingga 13 Oktober 2026.
Kecamatan Nusaniwe berada di urutan berikutnya dengan 463 laporan, disusul Teluk Ambon Baguala sebanyak 267 laporan.
Sementara itu, Kecamatan Teluk Ambon mencatat 208 laporan dan Leitimur Selatan sebanyak 16 laporan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa Sirimau menjadi wilayah asal laporan kedaruratan terbanyak yang diterima Call Center 112 selama periode pencatatan.
Meski demikian, jumlah laporan tidak secara langsung menggambarkan tingkat risiko suatu wilayah. Data ini menunjukkan jumlah kejadian yang dilaporkan melalui layanan darurat, sehingga perlu dilihat berdasarkan jenis kejadian dan kondisi masing-masing wilayah.
Selain persoalan keamanan, medis, dan bencana, Call Center 112 juga menerima laporan berbagai kejadian lain yang membutuhkan perhatian petugas.
Sepanjang periode pencatatan, terdapat 76 laporan pengamanan hewan liar dan 57 laporan terkait orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).










