Saat ini, sistem kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara ditopang oleh 168 sistem yang melayani hampir 890 ribu pelanggan. Dengan daya mampu mencapai 457,15 MW dan beban puncak sekitar 292,82 MW, masih terdapat ruang untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik ke depan.
Di tengah geliat pembangunan, listrik tidak lagi sekadar kebutuhan teknis, melainkan fondasi utama bagi kesejahteraan. Ketika listrik hadir tepat waktu dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, di situlah pembangunan menemukan maknanya. (**)










