Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan atau sumber penghasilan mandiri.
“Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk kegiatan produktif, seperti menanam cabai dan berbagai kebutuhan pangan rumah tangga?” kata Malle yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti ini.
Kata Malle, pemanfaatan pekarangan melalui penanaman sederhana dapat membantu keluarga mengurangi pengeluaran sekaligus meningkatkan kemandirian pangan.
“Kalau memiliki lahan pekarangan, menanam dua atau tiga pohon cabai saja sudah bisa membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, sehingga tidak harus selalu membeli,” ujarnya saat berdiskusi dengan jajaran DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Mandiri Provinsi Maluku.
Ia menilai, kebiasaan memanfaatkan lahan pekarangan perlu kembali didorong di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan ketergantungan masyarakat terhadap pasokan bahan pangan dari pasar.
Upaya tersebut, lanjutnya, bukan berarti mengurangi peran laki-laki dalam mencari nafkah atau membatasi kesempatan mereka untuk bekerja.
Sebaliknya, pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan potensi lokal diharapkan dapat menjadi pelengkap dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.










