“Orang Islam harus terus percaya kepada saudara-saudara non-Islam, begitu juga sebaliknya. Inilah yang saya sebut sebagai merawat harmoni antarumat beragama di Maluku. Persaudaraan dan rasa saling percaya harus terus kita jaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, keamanan dan kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Lingkungan yang aman dan harmonis akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Karena itu, Wagub mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat persaudaraan sebagai gerakan bersama untuk menjaga Maluku tetap aman, damai, dan produktif.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan stan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat Negeri Laha. Kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang menyajikan nasi kelapa dan ikan bakar colo-colo, kuliner khas daerah tersebut.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan potensi budaya, kuliner, dan UMKM Negeri Laha semakin berkembang. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat juga diharapkan semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku. (**)










