Arikamedia.id, AMBON – Pemerataan pelayanan kesehatan di Maluku membutuhkan pembenahan infrastruktur yang serius. Untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan hingga pulau-pulau terluar memperoleh layanan kesehatan yang layak, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memperjuangkan dukungan pemerintah pusat bagi renovasi total RSUD dr. M. Haulussy dan rehabilitasi 141 Puskesmas pada 2027.
Upaya tersebut disampaikan Lewerissa saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan II RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (2/11/26).
Dalam pertemuan itu, Gubernur menegaskan bahwa penguatan infrastruktur kesehatan merupakan kebutuhan mendesak, mengingat kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan akses pelayanan medis.
Salah satu prioritas yang diperjuangkan adalah renovasi total RSUD dr. M. Haulussy sebagai rumah sakit rujukan utama di Maluku. Pembenahan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas layanan, kualitas fasilitas, serta kemampuan rumah sakit dalam menangani kebutuhan kesehatan masyarakat.
Pemprov Maluku juga mendorong penataan fungsi layanan antarrumah sakit agar lebih efektif dan saling melengkapi. RSUD dr. Haulussy akan diperkuat sebagai pusat rujukan utama dengan dukungan RSUD dr. Ishak Umarella sebagai fasilitas penyangga. Sementara itu, RSKD tetap diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa.










