Menurutnya, persoalan air bersih juga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
“Tidak semua pulau di Maluku memiliki ketersediaan air bersih yang memadai, lebih jauh dikatakan, masih banyak masyarakat di pulau-pulau kecil yang kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari?” pungkasnya.
Kata Gubernur selain itu, keterbatasan ruang fiskal daerah membuat pemerintah sangat bergantung pada dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur dasar.
Karena itu, lebih lanjut tandasnya, satu-satunya cara yang dapat kami lakukan adalah menyiapkan perencanaan yang baik, kemudian datang menyampaikan langsung kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat.
Pemerintah Provinsi Maluku dan pemerintah kabupaten/kota turut hadir Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Bupati Kepulauan Aru, Bupati Seram Bagian Timur, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Maluku Tenggara, serta Wali Kota Tual. (***)










