Arikamedia.id, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tidak mau lagi kecolongan. Gejolak harga yang terus meningkat dan menekan daya beli masyarakat kini dikendalikan melalui inovasi digital terbaru bernama SIKENDALI AMBON.
Inovasi tersebut diluncurkan langsung oleh Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama stakeholder dan distributor di Kota Ambon, di Manise Hotel, Jumat, (31/10/26).
Langkah ini diambil setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Inflasi Kota Ambon pada September 2026 tercatat sebesar 0,68 persen secara bulanan, 3,29 persen tahun kalender, dan menembus 4,76 persen secara tahunan.
Angka tersebut menjadi peringatan yang mana pemicunya adalah sektor transportasi dan gejolak komoditas pangan.
Toisuta menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan dan harus direspons secara cepat, terukur, serta berbasis data. Untuk itu, ia memerintahkan agar strategi 4K dilakukan di lapangan.
Pertama, Keterjangkauan Harga.Dinas Perdagangan dan Perindustrian diperintahkan untuk mempercepat dan memperluas Operasi Pasar Murah serta Gerakan Pangan Murah (GPM), terutama di kawasan permukiman padat penduduk.










