Arikamedia.id, AMBON — Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu, yang juga politisi Partai Golkar Maluku meminta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Wali Kota Ambon, dan Gubernur Maluku untuk duduk bersama guna melakukan evaluasi teknis terhadap pembangunan yang berlangsung di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Waetomu, Kota Ambon.
Subhan menegaskan bahwa pembangunan tersebut pada prinsipnya dapat memiliki tujuan yang baik. Namun, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan aspek hidrologi, kapasitas penampang sungai, stabilitas alur, serta keberlanjutan fungsi sungai dalam mengalirkan debit banjir.
“Pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari aspek manfaat dan konstruksi, tetapi juga harus memperhatikan dampaknya terhadap sistem drainase alami, kapasitas aliran sungai, serta risiko genangan dan banjir saat curah hujan tinggi,” ujar Subhan, Selasa (20/10/26).
Ia juga menyoroti potensi terganggunya kegiatan operasi dan pemeliharaan sungai, khususnya pengerukan sedimentasi (normalisasi sungai) dan pengangkutan sampah yang terbawa aliran.
Apabila akses pemeliharaan dan ruang kerja alat berat menjadi terbatas, upaya pengendalian sedimentasi serta pemeliharaan kapasitas tampung penampang sungai dapat menghadapi kendala.










