Arikamedia.id, AMBON — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku mendorong perempuan menjadi benteng utama dalam pengelolaan keuangan keluarga sekaligus lebih aktif mengembangkan usaha dan UMKM.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan literasi keuangan menjadi penting di tengah maraknya investasi ilegal, penipuan digital, hingga berbagai modus kejahatan keuangan yang semakin canggih.
“Perempuan ini bisa dikatakan sebagai menteri keuangan keluarga. Kalau menteri keuangan keluarga kurang mahir mengatur keuangan, ke depan rumah tangga bisa goyah,” ujar Haramain saat menerima audiensi DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Maluku di Kantor OJK Karang Panjang Ambon, Senin (5/10/26).
Menurutnya, OJK siap berkolaborasi dengan Perempuan Indonesia Maju (PIM) Provinsi Maluku untuk menggelar edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pengenalan produk keuangan legal, serta cara menghindari investasi ilegal dan penipuan digital.
Selain literasi, OJK juga mendorong penguatan UMKM perempuan melalui akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha.
Haramain mengatakan, salah satu kunci agar UMKM dipercaya lembaga keuangan adalah memiliki pencatatan keuangan dan histori pembiayaan yang baik.










