Sebagai bentuk pengawalan terhadap manfaat pembangunan, Karang Taruna Provinsi Maluku mengusulkan pembentukan Forum Kemitraan Blok Masela yang melibatkan pemerintah, operator proyek, pengusaha lokal, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, tokoh adat, dan masyarakat.
Forum tersebut diharapkan menjadi wadah koordinasi untuk memastikan keterlibatan masyarakat Maluku berlangsung secara terbuka, terukur, dan berkelanjutan.
Apabila dikelola secara tepat, Blok Masela akan menjadi motor penggerak lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Maluku.
Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku, Dr (c) Alexander Waas, SH, MM mengatakan, dampaknya tidak hanya menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas, tetapi juga meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah, memperkuat UMKM, serta mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang aman, kondusif, dan produktif,” ujarnya, Jumat,(17/6/26).
Menurutnya, investasi hanya akan menghadirkan kesejahteraan apabila dibangun di atas semangat kolaborasi, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat lokal.
“Sudah saatnya orang Maluku tidak hanya menjadi saksi atas kekayaan alamnya sendiri, tetapi menjadi pelaku utama, penerima manfaat utama, dan pewaris masa depan dari pembangunan yang berlangsung di tanah leluhurnya,” ujar Alexander.










