Arikamedia.id, JAKARTA – Langkah strategis yang diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belakangan ini menuai sorotan tajam publik.
Pertemuan maraton yang dilakukan Kapolri saat mendatangi Panglima TNI beserta jajaran di Mabes TNI, serta berlanjut menemui Jaksa Agung pada hari Senin, dinilai sebagai langkah krusial untuk menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum nasional.
Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R. Haidar Alwi, menilai bahwa safari kelembagaan ini sengaja dilakukan demi meredam gejolak di tengah penanganan kasus hukum yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dilansir Koran Bali Express.
Rangkaian pertemuan antar pimpinan tertinggi ini menjadi bukti adanya koordinasi ketat agar proses hukum yang sedang berjalan tidak dipelintir menjadi polemik hubungan atau perang terbuka antar instansi negara.
Berikut poin-poin penting dari analisis penanganan perkara dan stabilitas antarlembaga:
Meredam Isu Gesekan Polri vs TNI:
Kunjungan Kapolri ke Mabes TNI dimaksudkan untuk mematahkan spekulasi liar publik mengenai adanya pertentangan antara Polri dan TNI.
Isu ini sempat mencuat seiring bergulirnya perkara Febrie serta kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya juga ikut ditangani oleh pihak Kejagung.










