Arikamedia.id, AMBON – Polemik pencalonan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon terus menjadi sorotan publik. Isu dugaan keterlibatan salah satu calon dalam persoalan korupsi hingga adanya temuan kebocoran anggaran memunculkan pertanyaan masyarakat terkait proses seleksi yang kini berada dalam perhatian pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Tokoh Pemuda Negeri Batumerah, Ronny Ternate, menyampaikan pernyataan sikap dan meminta seluruh proses seleksi dilakukan secara hati-hati, terbuka, serta mengedepankan integritas.
Menurut dia persoalan hukum tidak boleh diputuskan hanya berdasarkan opini publik, sebab yang berhak menyatakan seseorang bersalah atau tidak hanyalah pengadilan melalui proses hukum yang sah.
“Terkait hal itu, menurut saya lembaga yang berhak menyatakan seseorang bersalah atau tidak itu hanya pengadilan. Ada tahapan hukum yang harus dilalui karena ini bersifat praduga tak bersalah,” ujarnya via WA, Rabu,(13/05/26).
Meski demikian, ia menilai setiap dugaan maupun indikasi yang berkembang tetap harus ditelusuri secara serius karena calon Sekkot akan menjadi panutan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Ambon.
“Walaupun baru terindikasi, itu harus diselesaikan. Karena calon Sekkot merupakan panutan bagi ASN dan harus punya komitmen. Kita harus lihat dari bibit dan bobotnya, termasuk perilaku dan apakah pernah menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara,” katanya.










