Arikamedia.id, AMBON – Anggota Komisi III DPRD provinsi Maluku, Amirudin, menyoroti sejumlah persoalan penting berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, khususnya terkait beban target operasional serta kondisi infrastruktur yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
Dijelaskan, bahwa sejumlah kepala cabang dibebani target yang cukup besar, namun tidak diimbangi dengan dukungan operasional yang memadai.
Menurutnya, target yang diberikan sangat besar, tetapi operasional yang mereka terima sangat terbatas.
“Kondisi ini membuat mereka kesulitan bahkan sampai mengeluh. Ke depan, perlu ada kebijakan yang memberi ruang lebih bagi mereka agar bisa meningkatkan kinerja,” ujar Amirudin dalam rapat paripurna penyampaian LKPJ gubernur Maluku tahun anggaran 2025 baru-baru ini.
Kata Amirudin kondisi akses jalan menuju sekolah di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang dinilai membahayakan keselamatan pelajar.
SMA Informatika sebutnya yang setiap hari dilalui siswa dengan kondisi jalan yang memprihatinkan.
Lebih jauh dikatakan, anak-anak sekolah harus melewati jalan yang sangat berisiko. Bahkan, dalam kondisi tertentu mereka tidak bisa ke sekolah karena medan yang sulit dan berbahaya. Ini sangat memprihatinkan.










