Arikamedia.id, AMBON – Harapan besar masyarakat terhadap proyek Blok Masela kini dibayangi rasa khawatir dan kecewa. Warga menilai pemerintah daerah perlu lebih aktif membangun koordinasi dengan pihak perusahaan serta memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi secara menyeluruh.
Sebagai masyarakat yang terdampak langsung, Petrus Batlayeri menyampaikan suara dan kegelisahan warga terkait proyek Blok Masela. Batlayeri menyampaikan, pemerintah seharusnya tidak hanya fokus pada sebagian kelompok seperti pembudidaya, tetapi melihat hak masyarakat secara keseluruhan.
Ia juga menyoroti ketidakjelasan terkait hak-hak adat yang hingga kini belum mendapatkan kepastian. “Pemerintah harus lebih berpihak kepada kami masyarakat. Hak-hak adat juga tidak tahu mau dikemanakan, ini yang membuat kami kecewa,” ungkapnya via WhatsApp, Kamis (02/04/2026).
Ia mengaku kekhawatiran itu muncul sejak awal. Menurutnya, jika pada tahap awal saja sudah banyak persoalan, maka ke depan nasib masyarakat semakin tidak jelas. “Dari awal saja sudah begini, apalagi ke depan masyarakat mau dikemanakan, termasuk hak-hak masyarakat,” ujarnya.
Batlayeri juga menilai bahwa proyek Blok Masela belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Ia memperkirakan dampak yang ada saat ini baru menyentuh sekitar setengah dari masyarakat.












