Arikamedia.id, AMBON – Kegiatan halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna strategis dalam mempererat hubungan sosial dan memperkuat persatuan masyarakat Maluku.
Halal bihalal adalah ruang untuk merawat kebersamaan. Ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat silaturahmi dan persatuan.
“Mempersatukan kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun Maluku yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, yang mewakili Gubernur Maluku pada Halal Bihalal DPD KNPI Provinsi Maluku dengan tajuk “Simfoni Ramadan: Sinergi of Harmoni, Merawat Nilai, Menjaga Nalar, dan Mempersatukan Kebersamaan par Maluku pung bae”.
Sekda mengatakan, tema yang diusung KNPI Maluku sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Ditambahkan, merawat nilai berarti menjaga warisan budaya dan kearifan lokal sebagai identitas orang Maluku, sementara menjaga nalar menjadi penting agar masyarakat tetap kritis dan tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.
Menurutnya, pemuda sebagai kekuatan strategis yang akan menentukan arah masa depan daerah.
“Pemuda Maluku adalah aset besar. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen, solidaritas, dan kontribusi nyata bagi pembangunan di Bumi Raja-Raja,” katanya.














