

“Hasil ujian dapat langsung diketahui peserta sesaat setelah tes selesai atau one day service. Setelah melihat hasil masing-masing, peserta menandatangani lembar nilai sebagai bentuk transparansi bahwa seluruh hasil murni berdasarkan kemampuan peserta tanpa ada rekayasa,” ujar Tommy.
Berdasarkan data panitia seleksi, total peserta yang mengikuti tes psikologi sebanyak 750 orang dengan rincian:
Memenuhi Syarat (MS): 456 peserta
Pria: 389 peserta
Wanita: 67 peserta
Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 294 peserta
Pria: 259 peserta
Wanita: 35 peserta
Sebagai bentuk pelayanan humanis, peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tetap mendapatkan layanan konseling dari Tim Psikologi Polda Maluku bekerja sama dengan HIMPSI Maluku. Layanan tersebut bertujuan memberikan edukasi terkait aspek psikologis yang perlu diperbaiki sekaligus memotivasi peserta agar tetap optimistis mengikuti seleksi pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Maluku dilakukan secara profesional dan terbuka guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.
“Polda Maluku berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara bersih, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing,” ungkap Kabid Humas.










