Dengan situasi calon tunggal, banyak pihak menilai proses seharusnya dapat berjalan cepat dan tanpa hambatan.
Namun yang terjadi justru sebaliknya agenda berhenti di awal pelaksanaan, memunculkan tanda tanya besar di internal partai.
Sebelumnya, Ridwan sempat menegaskan bahwa pelaksanaan Musda akan berlangsung terbuka dan tanpa intervensi. Pernyataan tersebut kini menjadi sorotan, seiring dengan fakta penundaan yang terjadi di lapangan. (AM-18).










