Maudy Ayunda diketahui menyuarakan kekecewaannya atas tuntutan 18 tahun penjara terhadap Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Ia mengaku akan berpikir seribu kali untuk bekerja di pemerintahan dalam kapasitas apapun. “Ini sangat memilukan dan membuat marah. Hatiku hancur untuk nadiemmakarim dan @izankamakazim. Aku tidak bisa membayangkan kemarahan dan kesedihan mereka.
Memikirkan kalian berdua dan anak-anak perempuan itu – Hatiku hancur untuk Indonesia dan orang-orangnya yang berbakat dan bermaksud baik. Yang sekarang pasti harus berpikir seribu kali sebelum bekerja di/dengan pemerintah dalam kapasitas apa pun.
Hatiku hancur karena apa yang terasa seperti langkah mundur yang besar,” tulis Maudy Ayunda dalam Bahasa Inggris. ***










