“Sekarang mencari pekerjaan semakin susah,” cetusnya. “Kenapa harus kami yang jadi korban dari keputusan ini.” “Saya harap pemprov dan pemerintah pusat bisa mengkaji kembali keputusan itu. Sehingga tidak berdampak buruk bagi kami, karena yang merasakan bukan hanya satu-dua orang tapi ribuan.” (*) (BBC Indonesia)
‘Kenapa harus kami yang jadi korban?’ – 9.000 PPPK di NTT terancam diberhentikan














