Kini masyarakat dihadapkan pada persoalan kemiskinan,ketimpangan, keterbelakangan pembangunan, hingga ancaman yang dapat memecah persatuan.
Karena itu, ia mengajak generasi muda Maluku untuk terus belajar, berinovasi, dan berani keluar dari zona nyaman demi membawa daerah keluar dari berbagai keterbatasan.
“Semangat Pattimura harus hidup dalam generasi muda Maluku melalui kerja keras, kreativitas, persatuan, dan keberanian menghadapi perubahan zaman,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Maluku memiliki peluang besar menjadi kekuatan pembangunan di kawasan timur Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Selain upacara peringatan perjuangan Pattimura, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Badan Pusat Statistik juga melaksanakan kick off Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Maluku Tengah.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung sensus tersebut agar pemerintah memiliki data yang akurat dalam menyusun kebijakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat
Untuk diketahui rangkaian peringatan diawali dengan prosesi penyerahan Obor Pattimura dari Bupati Maluku Tengah kepada Gubernur Maluku.
Obor tersebut kemudian dinyalakan sebagai simbol semangat perjuangan rakyat Maluku yang terus menyala dari masa ke masa.










