“Ini merupakan kebijakan dari Wali Kota Ambon yang dipercayakan kepada Dharma Wanita untuk melaksanakan. Himbauannya agar setiap tahun lomba ini tetap diadakan untuk menumbuhkan kebersihan dan kerapihan dari para pegawai maupun ruang kerja Pemkot Ambon,” tambahnya.
Adapun kriteria penilaian lomba kebersihan meliputi kebersihan, kerapihan, serta penataan ruang kerja. Untuk hadiah, panitia menyiapkan enam kategori pemenang, yakni juara 1–3 bagi OPD yang berada di dalam gedung Balai Kota, serta juara 1–3 untuk OPD yang berada di luar gedung.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon, Sartje Sapulette, menyampaikan bahwa lomba ini terbukti mampu memotivasi setiap OPD untuk menjaga kebersihan ruangan kerja mereka.
“Terkadang OPD-OPD yang ada, kalau tidak ada lomba kebersihan, maka ruangan dinasnya tidak mungkin bersih setiap saat. Tetapi ketika ada lomba ini, semua OPD berusaha membersihkan ruangan-ruangan mereka. Ada yang sangat bersih, ada juga yang kurang. Ini menunjukkan dukungan penuh OPD untuk meningkatkan kebersihan,” ungkap Sapulette.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur di beberapa OPD yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Banyak infrastruktur yang sudah rusak. Kami dari Dharma Wanita minta masukan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah supaya ada perubahan di masing-masing OPD. Karena ada ruangan yang bocor saat hujan, air rembes ke lantai, dan itu sangat mengganggu,” tambahnya.










