Arikamedia.id, AMBON — Pemerintah Kota Ambon menargetkan Negeri Hative Besar dan Tawiri segera memiliki raja definitif sebelum akhir 2026. Proses penetapan di kedua negeri tersebut kini terus dipercepat sesuai mekanisme dan aturan adat masing-masing.
Kepala Bagian Hukum Setda Kota Ambon, Henri Toisutta, mengatakan proses di Hative Besar telah memasuki tahapan lebih lanjut, sementara Tawiri masih menyelesaikan pembahasan terkait Mata Rumah Parentah.
Di Tawiri, Saniri Negeri dijadwalkan memfasilitasi pembahasan antara Mata Rumah Parentah Helaha dan Tuhuleruw. Pertemuan lanjutan dengan masing-masing mata rumah dijadwalkan pada 8 dan 10 Oktober 2026 untuk menentukan calon raja.
Sementara di Hative Besar, tiga Mata Rumah Parentah telah menyepakati mekanisme pergiliran kepemimpinan. Pemkot Ambon menjadwalkan penerbitan SK kepala Mata Rumah Parentah pada 6 Oktober, yang kemudian diserahkan pada 7 Oktober.
“Di Hative sebenarnya tiga mata rumah ini sudah sepakat sesuai aturan mereka, yaitu bergiliran,” kata Henri kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (6/10/26).
Henri optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan tahun ini sehingga Hative Besar dan Tawiri masing-masing memiliki raja definitif.










