Arikamedia.id – Dapur MBG sudah dibangun, tapi sebagian mitra SPPG kini mempertanyakan: kapan bisa beroperasi? Seperti ditulis Kompas.com.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mitra Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menggelar aksi di depan Gedung DPR RI pada 1 Oktober 2026.
Koordinator Aksi Sawaludin Aweng menyebut aksi tersebut akan membawa empat tuntutan utama.
🔴 Cabut moratorium SPPG
Mitra meminta pemerintah memerintahkan BGN mencabut moratorium SPPG, baik di wilayah aglomerasi maupun wilayah 3T dan terpencil.
🔴 Ada mekanisme pengembalian investasi
Mitra meminta mekanisme pengembalian dana yang telah dikeluarkan untuk membangun dapur dan fasilitas pendukung MBG, khususnya di wilayah terpencil.
🔴 Kepastian hukum kemitraan
Mitra meminta kepastian hukum dalam hubungan dengan BGN, termasuk melalui undang-undang khusus yang menjadi dasar penyelenggaraan MBG dan kemitraan.
🔴 Tetap mendukung keberlanjutan MBG
Di tengah tuntutan tersebut, mitra menyatakan tetap mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurut Aweng, sebagian mitra telah mengeluarkan modal untuk membangun fasilitas SPPG, termasuk melalui pinjaman perbankan maupun investasi bersama.
“Kami mengeluarkan duit untuk membangun fasilitas MBG. Ketika dapur sudah selesai dan siap digunakan, kami mempertanyakan kepastian operasionalnya.”















