Menurut Sapulette, pembangunan daerah harus berjalan seiring antara pembangunan infrastruktur dan pembangunan manusia.
Pemerintah Kota Ambon memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah.
Komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai program pendidikan, mulai dari peningkatan kapasitas guru hingga penguatan literasi digital di sekolah-sekolah.
Ia menekankan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan adalah keniscayaan yang harus direspons secara serius.
“Ambon harus melahirkan generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakan inovasi dan bersaing di level nasional maupun global,”terangnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus membangun sinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepada para siswa peserta tryout, Sapulette berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai sarana evaluasi diri.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan kalian. Belajar dengan disiplin, jaga kesehatan, dan tetap optimis menghadapi SNBT nanti,” pesannya.
Pemerintah Kota Ambon berharap program serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari langkah bersama mempersiapkan generasi muda Ambon dan Maluku yang berprestasi serta mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (AM-18)










