Hal itu juga dipengaruhi oleh kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah yang memberlakukan potongan harga tiket sebesar 30 persen dari harga normal pada periode arus mudik dan arus balik. Berkaitan dengan hal itu, ia menegaskan saat ini seluruh kapal yang akan dioperasikan telah melalui tahapan pemeriksaan keselamatan secara menyeluruh.
“Rampcheck dan uji petik sudah dilakukan. Hasilnya seluruh kapal dinyatakan aman dan siap melayani arus mudik Idul Fitri 2026,” ujarnya. Selain memastikan kelaikan kapal, Pelni Ambon juga berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait guna mendukung kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Marthin menambahkan, pihaknya mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket secara resmi melalui kanal penjualan yang telah disediakan guna menghindari praktik percaloan, serta datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari kepadatan saat hari keberangkatan, seperti diberitakan Koran Jakarta.
Dengan penambahan armada dan kesiapan operasional tersebut, Pelni Ambon optimistis dapat memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri 2026 bersama keluarga di kampung halaman. (*)










