AMBON – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ambon memperkuat lini operasionalnya dengan menyiagakan 12 armada kapal untuk melayani arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat dari dan menuju wilayah Maluku yang diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan.
Kepala Cabang Pelni Ambon Marthin Heryanto di Ambon, Kamis mengatakan, jumlah armada yang dioperasikan pada periode mudik tahun ini mengalami penambahan dibandingkan hari biasa.
“Biasanya dalam satu siklus hanya sembilan kapal yang beroperasi, namun menjelang Idul Fitri tahun ini kami siapkan 12 armada, termasuk kapal reguler yang diprediksi melayani rute ke wilayah barat,” katanya. Sebanyak 12 kapal yang disiapkan yakni KM Labobar, KM Nggapulu, KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Sirimau, KM Leuser, KM Tatamailau, KM Sangiang, dan KM Pangrango.
Menurut Kepala Cabang, penambahan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan meningkat signifikan, terutama pada rute-rute favorit menuju wilayah barat Indonesia.
Pasalnya jika melihat tren kenaikan 10-15 persen jumlah penumpang arus mudik Idul Fitri dalam beberapa tahun terakhir, Kepala Cabang Pelni Ambon mengatakan, untuk arus mudik Idul Fitri tahun ini diprediksi mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yakni 28.000 sampai 29.000 penumpang.










