Arikamedia.id, AMBON – Ketua Umum DPD KNPI Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku terkait penanganan persoalan di Pasar Mardika.
Ia menilai pernyataan yang disampaikan oleh Kadis Perindag terkesan menyesatkan dan cenderung mengalihkan tanggung jawab dari lemahnya pengawasan yang selama ini menjadi kewenangannya.
Dalam pernyataannya, Basyir menegaskan bahwa langkah Wali Kota Ambon dalam melindungi warganya yang menjadi korban pencurian adalah tindakan yang tepat dan tidak seharusnya dipersoalkan.
“Melindungi warga adalah kewajiban pemimpin. Itu bukan bentuk mengkambinghitamkan pemerintah provinsi, tetapi wujud tanggung jawab nyata,” ujarnya, Jumat (27/03/26).

Ia juga menyoroti alasan yang disampaikan terkait keberadaan CCTV yang disebut aktif, namun terkendala sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan serius sekaligus berpotensi merendahkan kualitas SDM di Maluku.
“Kalau CCTV aktif tapi tidak optimal karena SDM, maka yang perlu dipertanyakan adalah sistem pengawasan dan manajemennya. Jangan sampai alasan seperti ini justru mencerminkan ketidaksiapan,” tegas Basyir.














