Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaEkonomiNasionalUtama

Rupiah melemah seiring Selat Hormuz masih ditutup

4
×

Rupiah melemah seiring Selat Hormuz masih ditutup

Sebarkan artikel ini
Rupiah melemah terhadap Dollar (ilustrasi) - ANTARA

Analis mata uang dari Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi Selat Hormuz yang masih ditutup.

“Sentimen umum masih risk off, harga minyak masih tinggi dan Selat Hormuz masih ditutup, dan investor masih belum sepenuhnya yakin dan terus berhati-hati memantau perkembangannya,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Mengutip Sputnik, Iran telah mengambil langkah untuk memastikan kapal transit yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) atau Zionis Israel dapat melintasi Selat Hormuz. Blokade Selat Hormuz dipicu oleh operasi AS dan Israel terhadap Iran.

Seperti diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Baca Juga  Diperankan Denny Sumargo, Ini Fakta Menarik Series Ellyas Pical

Blokade terhadap jalur itu telah mempengaruhi tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.

“Harga WTI (West Texas Intermediate/minyak mentah yang diproduksi di Texas, AS) saat ini adalah 88 dolar AS per barel dan brent 98 dolar AS per barel,” ujar dia.

Di sisi lain, ada harapan de-eskalasi perang Iran menghadapi agresi AS-Israel seiring laporan bahwa AS telah memberikan Iran rencana yang dapat mengakhiri konflik tersebut.

Anadolu melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya telah memerintahkan penundaan semua serangan terhadap infrastruktur pembangkit listrik dan energi selama lima hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Banner
Link Banner