Kerjasama dengan Pemerintah daerah Maluku, Gubernur menyarankan untuk bekerjasama dengan BUMD yang nantinya bisa menjadi mitra pengembangan HDF di Maluku.
Sebagai Independent Power Produce (IPP), HDF bertanggung jawab untuk akuisisi lahan, Pemprov dapat membantu data.
Kebutuhan lahan di Ambon sebesar 70-80 hektar cukup menantang karena Ambon penduduknya padat. Gubernur setuju dengan proposal lokasi Liang dan Telaga Kodok. Preferensi Gubernur Maluku adalah di Telaga Kodok, HDF diminta melakukan assessment sendiri terhadap tanah tersebut.
Diketahui, HDF hadir di Maluku sejak tahun 2023, HDF telah selesai melakukan studi awal dampak jaringan di Provinsi Maluku untuk pemanfaatan pembangkit Renewstable, HDF jaringan listrik di Pulau Ambon, Namlea, dan Langgur.
HDF berencana akan lanjut melakukan kajian, termasuk Pra-Kajian Kelayakan (Pre-FS) dan Kajian Kelayakan (FS), sebelum mengusulkan proyek-proyek yang HDF dorong secara resmi ke PLN. Kantor pusat HDF berada di Kota Bordeaux, Prancis. (AM-29)










