Melansir BPMI Setpres, Presiden Prabowo turut menggambarkan bagaimana para atlet kerap berada di titik kelelahan dan nyaris menyerah, namun tetap menemukan kekuatan demi bangsa dan negara. Salah satunya adalah atlet cabang eventing berkuda yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius sebelum pertandingan.
Presiden Prabowo menyebut semangat tersebut sebagai teladan yang patut dihargai, sekaligus mengapresiasi langkah Panglima TNI yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut. “Saya terima kasih Panglima TNI, langsung disekolahkan untuk jadi perwira. Terima kasih,” ucap Presiden.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah memastikan seluruh bonus atlet dan pelatih disalurkan secara transparan dan langsung kepada penerima. Selain bonus, Menpora menjelaskan bahwa Kemenpora juga membekali atlet dan pelatih dengan literasi keuangan sesuai arahan Presiden.
“Kami juga memberikan literasi keuangan, Bapak, kepada hampir 400 pelatih dan para atlet selama kurang lebih 1,5 jam. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa bonus ini adalah amanah untuk masa depan mereka yang harus dijaga,” kata Erick.
Presiden Prabowo pun berpesan agar para atlet menggunakan bonus yang diterima secara bijak dan bertanggung jawab. Presiden menegaskan bahwa negara akan terus hadir dan menghargai setiap tetes keringat para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.










