Jadi kan peraturan nomor di nopol sama mobil harus sesuai di EDC SPBU,” tutur Mukhlisin. Menurut dia, petugas kemudian menyarankan pelanggan mengisi Pertamax sesuai prosedur operasional standar (SOP). Namun, pelanggan justru marah.
“Disarankan ke Pertamax. Kalau yang di Solar paling kita sarankan ke Pertamina Dex. Ada pilihan sih sebenernya,” jelas Mukhlisin. “Dari pihak customer-nya itu menyebut ‘Ini mobil jenderal’. Terus di video juga dia menyebut bilangnya ‘kapolda’ gitu. Ada narasi, ada kata-kata ‘kapolda’ ketika dia ngebentak-bentak gitu tadi,” tuturnya. (*)
Penganiaya Karyawan SPBU Cipinang Ngaku Bawa Mobil Jenderal agar Cepat Diisikan Pertalite










