BeritaDaerahPemerintahanUtama

Pemkot Dorong Penataan Kota Terintegrasi, Fokus pada Pesisir Teluk Ambon

10
×

Pemkot Dorong Penataan Kota Terintegrasi, Fokus pada Pesisir Teluk Ambon

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena - ambon.go.id

Kata Wattimena, tahun 2025-2026 menjadi periode penting karena merupakan tahun pertama implementasi RPJMD Kota Ambon 2025-2029, yang diselaraskan dengan RPJPD dan RPJMN. Salah satu fokus pembangunan adalah penataan kawasan pesisir Teluk Ambon.

Kita ingin supaya kawasan Teluk Ambon ditata sedemikian rupa sehingga bisa menjadi lambang kemajuan kota, sambungnya, penataan ini tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menjadi pusat pengembangan wilayah pesisir.

Lebih lanjut disebutkan, Pemkot Ambon saat ini juga tengah menata kawasan Pasar Mardika dengan pembangunan Pasar Papalele serta pusat kuliner di tepi pantai.

“Upaya ini dipastikan tidak mengganggu rencana pembangunan jalan lingkar Teluk Ambon, melainkan justru terintegrasi untuk mendukung pengembangan kota,” paparnya.

Baca Juga  Dinkes Ambon Perkuat Skrining HPV DNA Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan, khususnya dengan hadirnya Jembatan Merah Putih (JMP) yang menjadi simbol kemajuan Kota Ambon.

Dia menandaskan, Jembatan Merah Putih membuat Ambon berbeda dengan masa sebelumnya. Namun, pihaknya terus membutuhkan dukungan pemerintah pusat maupun provinsi, karena membangun kota ini tidak bisa dilakukan sendiri.

“Kami yakin jika semua bekerja bersama sebagai tim yang kompak, maka Ambon bisa maju bersama Maluku dan Indonesia. Komitmen Pemkot Ambon untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan terintegrasi,” terangnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *