Warga mengungkapkan bahwa kapal yang melayani rute menuju Marlasi—ibu kota Kecamatan Aru Utara hanya melintas di depan desa mereka tanpa singgah.
“Pak Bupati, kami Desa Wahayum jauh dari Marlasi (kota kecamatan). Sedangkan kapal kalau mau ke Marlasi harus lewat depan kampung kami dulu. Kami berharap kapal bisa singgah sebentar untuk melayani penumpang dari empat desa sekitar,” ungkap salah satu warga.
Mengakhiri kegiatan Safari Ramadhan, Bupati Kaidel juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat setempat. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat berguna bagi masyarakat. Terima kasih atas sambutan dan dukungan warga Desa Wahayum kepada kami,” pungkasnya. *














