Menurutnya, partai ini dibangun dengan fondasi pengabdian untuk melayani rakyat, serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“PKB berdiri bukan sekadar untuk kekuasaan, tetapi lebih dari itu, untuk melayani dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Nilai ini yang harus terus kita jaga dan kembalikan sebagai semangat utama perjuangan,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan capaian PKB yang terus meningkat dari tahun ke tahun, mulai dari dua kursi pada 2014, tiga kursi pada 2019, hingga empat kursi pada 2024.
Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan, termasuk kegagalan meraih kursi pimpinan dewan akibat selisih suara yang sangat tipis.
Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi pelajaran penting sekaligus motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal ke depan agar tidak terulang kembali. (AM-18).










