Sementara catatan ketiga menegaskan dukungan KSBSI terhadap upaya pemerintah dalam membangun Maluku ke depan.
Ia berharap, pembangunan yang dilakukan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan buruh.
“Kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam membangun Maluku. Namun, pembangunan itu harus inklusif, melibatkan buruh sebagai mitra strategis,” tambahnya.
Melalui tiga catatan tersebut, KSBSI Maluku berharap peringatan May Day tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat posisi buruh dalam pembangunan daerah yang lebih adil dan berkelanjutan. (AM-18)










