Arikamedia.id,AMBON-Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, akhirnya memberikan penjelasan langsung kepada publik terkait rencana pembangunan Maluku Integrated Port (MIP), penjelasan itu disampaikan dalam konferensi pers sebagai respons atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, di Kantor Gubernur Maluku, Kamis, (26/02/26).
Belakangan ini, wacana pembangunan MIP memunculkan beragam pendapat. Ada yang menyinggung soal rencana aksi konvoi ke lokasi proyek, ada pula yang mengangkat isu sejarah dan hak masyarakat.
Bahkan, sejumlah informasi yang beredar dinilai tidak utuh dan berpotensi membingungkan publik.
Karena itu, Gubernur menegaskan pentingnya memberikan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas.
“Kami ingin masyarakat menerima informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum tentu sesuai fakta,” ujarnya.
Menurut Gubernur, MIP bukan sekadar proyek pelabuhan biasa. Ini adalah rencana besar untuk memperkuat posisi Maluku sebagai daerah kepulauan yang strategis.
Selama ini, distribusi barang ke Maluku masih sangat bergantung pada daerah lain seperti Surabaya dan Makassar.
Akibatnya, biaya logistik tinggi dan harga kebutuhan pokok ikut melonjak. Dengan konsep pelabuhan terintegrasi.










