
Ia menyuarakan perlunya evaluasi menyeluruh atas manajemen dan pembinaan olahraga yang selama ini mengalami penurunan prestasi.
“Rumput tidak akan bertambah panjang dengan menariknya,Pembinaan tidak bisa instan, harus terstruktur dan berkesinambungan,” Ujar Gubernur.
Lewerissa mendorong pengurus menyusun program konkret seperti kalender event olahraga, sinkronisasi dengan KONI daerah, pembinaan atlet unggulan, dan persiapan menuju POPMAL V 2026.
Ia berharap, KONI Maluku diharapkan menjadi motor kebangkitan olahraga di daerah dan berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sementara Sam Latuconsina menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmennya membangun organisasi yang solid, profesional, serta bersinergi dengan berbagai pihak demi kejayaan olahraga Maluku.
Menurutnya, pelantikan ini adalah awal perjuangan untuk mengangkat harkat dan kehormatan olahraga Maluku.
“Sebagai Ketua Umum KONI Maluku Latuconsina menyampaikan rasa terimakasih kepada Ketua KONI pusat, Gubernur Maluku seluruh peserta musyawarah dan juga panitia pelaksana yang telah memberikan dukungan penuh dan mempercayakan saya menakhodai KONI Maluku,” ungkapnya.










