“Konpensasi yang harus dilakukan juga harus yang rasional yang bisa diterima dengan akal sehat dalam arti bahwa jika mereka petani rumput laut, kompensasi harus sewajarnya, jangan sampai kurvenya berlangsung 6 bulan tapi kompensasi yang diterima tidak sebanding dengan pengorbanan mereka,” tegasnya.
Misalnya rumput laut kalau 1x panen harganya bisa mencapai 3-4 juta, kalau kurvenya berjalan 6 bulan kemudian kompensasi hanya 3-4 juta ini jadi masalah, sehingga kami mendorong harus rasional.
Adapun lima desa yang terdampak langsung dalam proyek ini yakni Lermatan, Bomaki, Latdalam, Lorulung, dan Tumbur. KNPI berharap seluruh proses berjalan adil, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda Tanimbar. (AM-18)












