“Prinsipnya President ingin mengedepankan politic luar negeri bebas aktif Dan non blok. Karena semua pihak yang bertikai adalah sahabat baik Indonesia,” tutupnya, dilansir dari kanal resmi DPD RI.
Dalam pernyataan resminya, President Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.
Pernyataan itu disampaikan Presiden, hari Senin (9/3/2026), di sela acara peresmian 218 jembatan secara hybrid melalui konferensi video, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (**)










