Media sosial pun mengubah peta kekuasaan informasi. Setiap orang kini dapat menjadi “wartawan” dengan ponsel di tangan. Ini demokratis, tetapi juga berbahaya jika tanpa tanggung jawab. Wartawan profesional seharusnya tidak merasa terancam, melainkan kembali pada keunggulannya: verifikasi, konteks, dan empati. Kecepatan boleh kalah, tetapi kedalaman tidak boleh hilang.
Mobile journalism adalah era baru jurnalisme. Mobile journalism telah mengubah lanskap media dan memungkinkan warga negara untuk berpartisipasi aktif dalam pembuatan dan penyebaran berita. Mendapatkan informasi atau berita kini juga lebih praktis dan efisien ketimbang media cetak. (Red)










