Link Banner
BeritaEkonomiInternasionalUtama

Donald Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional AS

8
×

Donald Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional AS

Sebarkan artikel ini
FOTO : Presiden Donald Trump mengumumkan darurat ekonomi nasional dan mengklaim bahwa Amerika Serikat sudah diperlakukan dengan buruk oleh negara-negara asing. (REUTERS/Kent Nishimura)

JAKARTA, arikamedia.id – Presiden Donald Trump mengumumkan darurat ekonomi nasional dan mengklaim bahwa Amerika Serikat sudah diperlakukan dengan buruk oleh negara-negara asing.

Dalam pernyataan pada Kamis (3/4) waktu Indonesia, Trump menyebut negara-negara asing senang menjual barang ke AS tapi menggunakan batasan perdagangan untuk membuat barang produksi AS tidak menarik dan tidak kompetitif.

“Saya menemukan bahwa kondisi yang mendasarinya, termasuk kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan bilateral kita, tingkat tarif dan hambatan non-tarif yang berbeda,” kata Trump dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih, pada 2 April 2025 waktu setempat.

Melansir CNN Indonesia, “Dan kebijakan ekonomi mitra dagang AS yang menekan upah dan konsumsi domestik, seperti yang ditunjukkan oleh defisit perdagangan barang AS tahunan yang besar dan terus-menerus, merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa bagi keamanan nasional dan ekonomi Amerika Serikat,” lanjutnya.

Baca Juga  Volume Sampah Per Hari di Kota Ambon Capai 246,74 Ton, Butuh Rencana Induk Pengelolaan Sampah
Para staf menerima pemberitahuan pemutusan kerja pada Selasa (1/4) . (REUTERS/Kevin Lamarque)


“Ancaman itu bersumber seluruhnya atau sebagian besar di luar Amerika Serikat dalam kebijakan ekonomi domestik mitra dagang utama dan ketidakseimbangan struktural dalam sistem perdagangan global,” kata Trump.

Dalam pernyataan tersebut, Trump juga menyinggung telah menandatangani memorandum kebijakan perdagangan yang menginvestigasi penyebab AS mengalami defisit perdagangan barang tahunan “yang besar dan terus-menerus.”

“Termasuk implikasi dan risiko ekonomi dan keamanan nasional yang diakibatkan oleh defisit tersebut, dan untuk melakukan peninjauan dan mengidentifikasi praktik perdagangan tidak adil yang dilakukan negara lain,” kata Trump.

Selain itu, ia juga menandatangani memorandum Perdagangan Timbal Balik dan Tarif pada 13 Februari 2025 yang akan meninjau lebih lanjut terkait perdagangan non timbal balik dan mencatat “mencatat hubungan antara praktik non-timbal balik dan defisit perdagangan.”

“Pada tanggal 1 April 2025, saya menerima hasil akhir investigasi tersebut, dan saya mengambil tindakan hari ini berdasarkan hasil tersebut.” kata Trump.

CNN menyebut defisit anggaran yang dimaksud Trump adalah bahwa AS mengimpor lebih banyak barang dibandingkan yang mereka ekspor pada 2024, dengan nilai lebihan impor itu senilai US$1,2 triliun dan menjadi catatan rekor untuk perdagangan AS.

Namun, para ekonom sebagian besar setuju bahwa kesenjangan perdagangan barang tidak menggambarkan keseluruhan kisah interaksi ekonomi Amerika dengan mitra dagangnya.

Hal itu seperti, AS mengalami surplus dalam jasa pada 2024 dengan mengekspor jasa senilai US$1,1 triliun dan juga merupakan rekor tertinggi,

CNN menyebut defisit perdagangan diimbangi oleh ekspor akun modal dan keuangan (AS memiliki surplus), yang mencakup transaksi aset asing dan pengampunan utang internasional.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

TERNATE, arikamedia.id – Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara mencatat nilai ekspor Maluku Utara pada Januari 2025 sebesar US$ 1.076,63 juta atau mengalami penurunan sebesar 2,33…