Menurutnya, klaim mengenai rekomendasi palsu seharusnya didukung dengan bukti yang jelas, bukan sekadar asumsi.
Di sisi lain, Patrick menegaskan bahwa dirinya masih mendapat kepercayaan dari pimpinan pusat partai hal itu dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Partai Perindo Kota Ambon yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.
“Kalau tidak ada kepercayaan, tentu saya tidak mungkin diberikan mandat untuk memimpin di daerah,” katanya.
Menanggapi kabar adanya laporan ke pihak kepolisian oleh pihak yang mengaku sebagai fungsionaris partai, ia meminta agar status yang bersangkutan diperjelas. Setiap langkah yang mengatasnamakan partai harus memiliki dasar dan mandat resmi dari struktur organisasi yang sah.
Meski diterpa berbagai tudingan, ia memilih untuk tidak memperpanjang polemik. Ia mengaku lebih fokus menjalankan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat serta memperkuat konsolidasi partai di Kota Ambon.
“Yang terpenting bagi saya adalah bekerja untuk masyarakat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” tutupnya. (AM-18).










