Dino lantas memberikan contoh bagaimana presiden kedua Soeharto berurusan dengan jurnalis Majalah Time Jason Tejasukmana yang menulis harta kekayaannya. Soeharto, kata Dino, menuntut wartawan tersebut tapi tidak mempidanakannya.
Dengan menandai akun X @jokowi, Dino kemudian berpesan. “Pak Jokowi, balas Roy Suryo cs dengan argumen, senyum, doa dan bukti, bukan dengan bui,” tutur mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
Adapun bagi Jokowi ijazahnya bukan merupakan objek penelitian. Pernyataan itu diucapkan Jokowi saat menanggapi tudingan bahwa dirinya melakukan kriminalisasi terhadap peneliti karena telah melaporkan mereka ke Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya, mengutip Tempo.co.
“Ini kan bukan objek penelitian. Kan sudah menghina saya sehina-hinanya. Sudah menuduh ijazah saya ijazah palsu, sudah merendahkan saya serendah-rendahnya,” ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin, 5 Mei 2025.
Mantan kader PDI Perjuangan itu menyatakan pelaporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah memiliki ijazah palsu ke Polda Metro Jaya itu bisa jadi peringatan untuk pihak lain dan akan menjadi pembelajaran semuanya.










