Sementara di luar pusat kota, tim juga menyasar Batugong, Passo, Waiheru, hingga Nania.
Menurut Tatipikalawan, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.
Untuk itu, ia meminta masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan seperti membersihkan saluran air dan memastikan drainase tetap berfungsi optimal hal tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar tempat tinggal, terutama yang sudah tua dan rimbun, guna mengurangi potensi bahaya saat cuaca ekstrem terjadi.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi seperti saat ini,” tandasnya. (AM-18).










