BeritaDaerahNasionalTNI dan POLRIUtama

Berkaca dari Tual, Mengapa Kekerasan Aparat Masih Berulang?

3
×

Berkaca dari Tual, Mengapa Kekerasan Aparat Masih Berulang?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Helm Polisi - web

Menurut pengamat, patroli rutin kewilayahan untuk pencegahan tindak pidana kejahatan jalanan seharusnya tidak melibatkan jajaran Brimob.

Arikamedia.id, JAKARTA – Kekerasan oleh anggota Polri kembali terjadi. Lagi-lagi merenggut nyawa masyarakat sipil, bahkan kali ini seorang anak di bawah umur.

Melansir Tirto.id, Peristiwa itu terjadi di Tual, Maluku, pada 19 Februari 2026, yang menimpa AT (14) dan kakaknya, NK (15).

Berdasarkan kronologi yang disampaikan kepolisian, peristiwa bermula saat patroli Brimob melaksanakan kegiatan cipta kondisi menggunakan kendaraan taktis di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Patroli awalnya berada di Kompleks Mangga Dua, Langgur hingga sekitar pukul 02.00 WIT. Kemudian, bergeser ke Desa Fiditan, Kota Tual setelah menerima laporan warga terkait dugaan pemukulan di sekitar area Tete Pancing.

Baca Juga  Gubernur Maluku Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Peningkatan Daya Saing BPD Maluku – Malut

Saat berada di lokasi, tersangka bersama sejumlah anggota turun dari kendaraan dan melakukan pengamanan. Sekitar 10 menit kemudian, dua sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Ngadi menuju Tete Pancing.

Tersangka disebut mengayunkan helm taktikal sebagai isyarat. Namun, helm tersebut mengenai pelipis kanan korban AT (14) hingga korban terjatuh dari sepeda motor dalam posisi telungkup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

KEPEDULIAN terhadap pelestarian lingkungan hidup kembali ditunjukkan jajaran TNI–Polri. Kapolda Maluku, Dadang Hartanto, melaksanakan penanaman simbolis bibit pohon mahoni dalam kegiatan bertajuk…