AMBON, arikamedia.id – Salah satu program Presiden Jokowi adalah membentuk yang namnya kemitraan makanya program ini membangun ekosistim kemitraan itu tujuan utamanya.
Jadi politeknik ini, selama ini kita melihatnya presepsinya seolah -olah di bawah perguruan tinggi negeri lainnya, padahal faktanya tidak begitu, sama -sama negeri.
Hal ini dikatakan Alan F Koropitan,PhD Tim Pakar Program Penguatan Ekosistim Kemitraan berbasis Potensial Daerah Kemendikbudristek RI, pada kegiatan FGD Politeknik Negeri Ambon, di Hotel Golden Place, Kamis (13/06/2024).
Ditemui di sela-sela kegiatan kepada awak media Alan menjelaskan, mereka ditugaskan sebagai salah satu konsorsium dari 20 konsorsium ekosistim kemitraan dan di tengah jalan kami ketemu ternyata membangun ekosistim kemitraan tidak bisa dibangun dengan potensi -potensi di daerah.
“Di 20 konsorsium ini kan punya keunikan masing-masing nah gimana caranya agar keunikan ini bisa masuk dalam agenda pembangunan makanya mereka di wajibkan untuk membuat proposal paper kalau ini dibuat saperti lembaga politeknik dan sebagainya. Ini kan user pemerintah, gimana mau di terima makanya Kemendikbud menggandeng Kemendagri supaya Kemendagri nanti ada surat edaran dan ini dikirm ke seluruh sekda-sekda ibaratnya ketuk pintu,” kata Alan.