IRAN – Supreme National Security Council menyatakan bahwa Amerika Serikat kini berada dalam posisi menerima proposal damai yang diajukan Iran sebagai dasar gencatan senjata dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Dalam pernyataan resminya, pihak Iran mengklaim bahwa Washington “terpaksa menerima” 10 tuntutan utama yang diajukan Teheran untuk mengakhiri perang.
Proposal tersebut mencakup sejumlah poin strategis, mulai dari komitmen non-agresi, pencabutan seluruh sanksi, hingga pengakuan atas hak Iran dalam pengayaan uranium dan kontrol terhadap Strait of Hormuz—jalur vital energi dunia.
Selain itu, Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan akibat perang, penarikan pasukan Amerika dari kawasan, serta penghentian konflik di seluruh front, termasuk Lebanon.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa proses negosiasi akan dimulai pada 10 April di Islamabad, Pakistan, dengan mediasi pihak ketiga.
Pertemuan ini disebut sebagai langkah awal menuju kesepakatan damai jangka panjang.
Dikutip dari updatenusantara.com, langkah ini terjadi setelah Donald J. Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap Iran selama dua pekan, membuka ruang diplomasi intensif antara kedua negara, melansir Al Mayadeen, Al Jazeera.










