Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengingatkan soal kondisi ekonomi dan cadangan sumber daya alam Indonesia, diberitakan dari akun Raws Update.
Ia menyampaikan pernyataan sarkastis terkait pandangan yang menganggap ekonomi sedang terpuruk serta deposit batubara dan nikel yang dikuras habis-habisan.
“Teruslah merasa benar ekonomi benar-benar terpuruk dan deposit batubara dan nikel terkuras habis-habisan, kewajiban kami hanyalah mengingatkan,” kata Andrinof di akun medsosnya dikutip, Selasa (20/10).
Pernyataan tersebut muncul bertepatan dengan peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Saat ini, kondisi ekonomi nasional juga diwarnai tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah.
Andrinof, yang pernah menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas pada periode awal pemerintahan Joko Widodo, dikenal sebagai pengamat kebijakan publik yang sering menyoroti pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor batubara dan nikel.
Ia sebelumnya pernah mengkritik distribusi hasil sumber daya alam yang dinilai lebih banyak dinikmati sekelompok kecil pihak, sementara penerimaan negara relatif minim.










